KKN Posko 40 Gelar Sosialisasi Parenting, Dorong Hubungan Sehat Anak dan Orang Tua di Era Digital
SETARAJATIM.COM, SUMENEP — KKN Posko 40 menggelar sosialisasi parenting bertema “Membangun Hubungan Sehat antara Anak dan Orang Tua di Tengah Perkembangan Teknologi.” Kegiatan tersebut menjadi upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para orang tua, tentang pentingnya komunikasi dan kedekatan dengan anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Sosialisasi menghadirkan Juwairiah, M.Pd., CPLA, Presidium KPI (Koalisi Perempuan Indonesia) Jawa Timur, serta Yuliyana Putri, S.Ag., Ketua Kopri Cabang PMII Kabupaten Sumenep, sebagai narasumber.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak memahami berbagai manfaat sekaligus tantangan perkembangan teknologi terhadap pola pengasuhan anak. Penggunaan gawai dan media digital yang semakin melekat dalam kehidupan sehari-hari membuat peran orang tua tidak cukup hanya dengan melakukan pengawasan.
Orang tua juga dituntut mampu membangun komunikasi yang terbuka, memberikan pendampingan, serta memahami aktivitas anak di ruang digital. Dengan demikian, penggunaan teknologi dapat diarahkan untuk memberikan manfaat tanpa mengurangi kedekatan emosional antara anak dan orang tua.
Kordes KKN Posko 40, Faiz Abbady, mengatakan sosialisasi tersebut diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai pola pengasuhan yang relevan dengan kondisi saat ini.
“Perkembangan teknologi tidak bisa kita hindari, tetapi bagaimana teknologi itu digunakan menjadi hal yang penting. Karena itu, kami berharap kegiatan ini dapat membantu orang tua membangun komunikasi yang sehat dengan anak, sehingga keduanya dapat tumbuh dan memahami satu sama lain,” ujar Faiz Abbady, Jumat (18/9/2026).
Sementara itu, Juwairiah dan Yuliyana Putri memberikan pemahaman mengenai pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak di era digital. Hubungan yang sehat antara anak dan orang tua dapat dibangun melalui komunikasi, perhatian, serta pendampingan yang dilakukan secara konsisten.
Pendampingan, menurut pemaparan dalam kegiatan tersebut, tidak semata-mata dilakukan dengan memberikan larangan atau membatasi penggunaan teknologi.
“Orang tua juga perlu memberikan ruang kepada anak untuk bercerita, menyampaikan pengalaman, serta mengungkapkan persoalan yang mereka hadapi, termasuk ketika beraktivitas di dunia digital” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, KKN Posko 40 berharap para orang tua semakin memahami pentingnya membangun kedekatan dan komunikasi dengan anak di tengah perkembangan teknologi.
Dengan pola komunikasi yang baik dan pendampingan yang tepat, teknologi diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana yang memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak, tanpa menggeser peran keluarga sebagai ruang utama untuk membangun hubungan, perhatian, dan rasa saling percaya.
Penulis : WR
Editor : Yu
















