Di Tengah Banjir Hoaks, Ketua DPRD Lamongan Tekankan Peran Strategis Media Siber

Selasa, 8 September 2026 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Lamongan bersama Ketua SMSI Lamongan dan anggota nya

Ketua DPRD Lamongan bersama Ketua SMSI Lamongan dan anggota nya

Di Tengah Banjir Hoaks, Ketua DPRD Lamongan Tekankan Peran Strategis Media Siber

SETARAJATIM.COM, LAMONGAN — Kecepatan publikasi bukan segalanya bagi media siber. Ketua DPRD Kabupaten Lamongan, M. Freddy Wahyudi, justru mengingatkan insan pers agar tidak terjebak mengejar kecepatan hingga mengorbankan akurasi, verifikasi, dan kepentingan publik.

Peringatan tersebut disampaikan Freddy saat menerima audiensi jajaran Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lamongan di Gedung DPRD Lamongan, Senin (7/9/2026). Di tengah banjir informasi digital dan maraknya disinformasi, ia menilai media memiliki tanggung jawab besar memastikan informasi yang sampai kepada masyarakat benar dan berimbang.

“Pers memiliki peran yang sangat strategis dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, kualitas pemberitaan harus terus dijaga agar masyarakat senantiasa mendapatkan informasi yang benar, objektif, dan berimbang,” ujar Freddy.

Politisi PKB tersebut mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah wajah industri pers. Informasi kini dapat diproduksi dan disebarkan dalam hitungan menit. Namun, menurutnya, kondisi itu juga membuka ruang semakin lebar bagi beredarnya informasi yang belum terverifikasi.

Karena itu, ia meminta perusahaan media siber tidak menjadikan kecepatan tayang sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.

“Jangan sampai kecepatan mengalahkan akurasi. Media siber harus tetap mengedepankan kode etik jurnalistik dan kepentingan publik di atas segalanya,” tegasnya.

Freddy juga menekankan bahwa pers bukan sekadar penyampai informasi. Media memiliki fungsi edukasi sekaligus kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.

Menurutnya, kritik media terhadap pemerintah maupun lembaga legislatif tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman. Selama kritik tersebut dibangun berdasarkan data dan fakta, justru dapat menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara pemerintahan.

“Kritik yang konstruktif sangat penting dalam sistem demokrasi. Kritik yang berdasarkan data dan fakta dapat membantu kami melakukan evaluasi terhadap kebijakan demi kepentingan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Freddy juga menyatakan dukungannya terhadap langkah SMSI Lamongan dalam mendorong terciptanya ekosistem pers yang profesional, independen, berkualitas, dan bertanggung jawab.

Ia berharap SMSI tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi juga mampu mendorong perusahaan-perusahaan media siber memperbaiki tata kelola badan usaha serta meningkatkan kualitas produk jurnalistik.

Sementara itu, Ketua SMSI Lamongan M. Nur Ali Zulfikar menyambut positif dukungan tersebut. Ia menegaskan bahwa perubahan ekosistem media digital menuntut perusahaan pers untuk berbenah dan meningkatkan standar profesionalisme.

“SMSI sebagai wadah perusahaan media siber memiliki tanggung jawab moral untuk mendorong para anggotanya agar meningkatkan standar tata kelola perusahaan media sekaligus menjaga kualitas karya jurnalistik,” pungkas Ali Zulfikar.

Audiensi tersebut sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara pers dan lembaga legislatif. Di tengah derasnya arus informasi digital, pers dituntut tetap menjadi sumber informasi yang kredibel sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional.

Penulis : Jul

Editor : Yu

Berita Terkait

TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci
Sumenep Sapu Bersih Podium Poster Nasional 2026, Zahra Siswi MAN Jadi Juara Pertama
Perkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU pada 2026, Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
DPMD Sumenep Desak Daud Samsuddin Hadir, Tunggakan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Belum Tuntas
Kerusakan Jalan Provinsi di Sumenep Meluas, Bantuan Aspal Khofifah Hanya 1,5 Truk Jadi Sorotan
Dalam Rangka Hari Jadi Provinsi Jatim ke-81, Khofifah Gelontorkan Bansos di Sumenep
Rebut Piala DRT The Big Family, Festival Banjari Sumenep Tawarkan Hadiah Rp5 Juta
Tak Cukup Imbauan, KSOP Kalianget Tanamkan Budaya Selamat Berlayar Lewat Pesantren

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:12 WIB

TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Sumenep Sapu Bersih Podium Poster Nasional 2026, Zahra Siswi MAN Jadi Juara Pertama

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:25 WIB

DPMD Sumenep Desak Daud Samsuddin Hadir, Tunggakan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Belum Tuntas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Kerusakan Jalan Provinsi di Sumenep Meluas, Bantuan Aspal Khofifah Hanya 1,5 Truk Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Dalam Rangka Hari Jadi Provinsi Jatim ke-81, Khofifah Gelontorkan Bansos di Sumenep

Berita Terbaru