LPJ 5 Tahun KPP Sumenep Lolos Tanpa Syarat, Pengurus Baru Kini Ditagih Kerja Nyata
SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Lima tahun perjalanan kepengurusan Komunitas Peduli Pendidikan (KPP) Sumenep akhirnya diuji dalam forum tertinggi organisasi. Hasilnya, Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode 2021-2026 diterima anggota tanpa syarat dalam Musyawarah Besar (Mubes) perdana KPP Sumenep, Sabtu (12/9/2026).
Mubes yang digelar di HK Resto, Jalan Trunojoyo, Sumenep, Madura, Jawa Timur, itu menjadi momentum penting bagi KPP Sumenep. Bukan hanya untuk mengakhiri satu periode kepengurusan, tetapi juga menentukan apakah organisasi tersebut mampu memasuki fase baru dengan kerja yang lebih konkret.
Mubes dibuka sekitar pukul 14.00 WIB dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 12-13 September 2026.
Pada hari pertama, forum langsung diarahkan pada evaluasi kepengurusan sebelumnya melalui penyampaian LPJ Ketua KPP Sumenep periode 2021-2026, A. Rahman.
LPJ tersebut kemudian diterima anggota tanpa syarat.
“Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar, dan pertanggungjawaban diterima anggota tanpa syarat,” ujar A. Rahman.
Menurutnya, diterimanya LPJ bukan berarti perjalanan organisasi berhenti pada sebuah keputusan forum. Justru, Mubes harus menjadi titik evaluasi untuk melihat kembali kontribusi KPP Sumenep dalam ikut mendorong peningkatan mutu pendidikan.
Rahman berharap kepengurusan selanjutnya mampu membawa organisasi lebih matang dalam membaca dan menyikapi berbagai persoalan pendidikan yang berkembang di masyarakat.
“Ini momentum yang baik untuk sama-sama belajar agar ke depan KPP Sumenep tambah maju dan lebih baik dari sebelumnya,” katanya.
Mubes Perdana Jadi Pertaruhan KPP Sumenep
Ketua Panitia Mubes KPP Sumenep, Jufriyanto, menyebut terselenggaranya Mubes perdana sebagai bukti bahwa KPP Sumenep mulai menunjukkan kedewasaan dalam berorganisasi.
Menurutnya, forum tersebut menjadi langkah penting untuk membangun tradisi organisasi yang lebih tertata dan demokratis.
“Sebagai Ketua Panitia saya bangga, dan hari ini kita bisa membuktikan bahwa kita sudah dewasa berorganisasi. Insyaallah ke depan lebih baik lagi,” ucap Jufriyanto.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi kepengurusan berikutnya. Setelah LPJ kepengurusan lama diterima, pekerjaan rumah berikutnya adalah memastikan KPP Sumenep tidak berhenti pada forum musyawarah dan pergantian struktur.
Organisasi yang membawa nama Peduli Pendidikan dituntut mampu menunjukkan program dan kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat.
20 Anggota Hadir, Mubes Berlanjut Hari Kedua
Pada hari pertama, sebanyak 20 anggota hadir mengikuti Mubes. Lima anggota lainnya diketahui sedang berada di luar kota dan dijadwalkan hadir pada hari kedua.
Sementara lima anggota lainnya berhalangan hadir karena kondisi kesehatan.
Mubes akan dilanjutkan hingga Minggu (13/9/2026). Selain melanjutkan agenda organisasi, forum tersebut menjadi ruang untuk menentukan arah KPP Sumenep ke depan.
Dengan diterimanya LPJ periode 2021-2026, satu tahapan penting telah dilewati. Kini tantangan sebenarnya berada di depan mata: membuktikan bahwa KPP Sumenep bukan hanya mampu berorganisasi, tetapi juga mampu menghadirkan kerja nyata untuk pendidikan di Sumenep.
Penulis : Yu
Editor : FA
















